Kayong Utara post authorKiwi 04 Mei 2026

Lomba Burung Berikan Efek Domino Ekonomi

Photo of Lomba Burung Berikan Efek Domino Ekonomi Festival dan Lomba Burung Berkicau Sutera Cup 2026 digelardi Kawasan Wisata Pantai Pulau Datok Sukadana, Minggu (3/5). 

SUKADANA, SP-Festival dan Lomba Burung Berkicau Sutera Cup 2026 di Kawasan Wisata Pantai Pulau Datok Sukadana, Minggu (3/5), bukan sekadar perlombaan, tetapi menciptakan efek domino terhadappembangunan ekonomi yang baik bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara, khususnya warga Desa Sutera, Kecamatan Sukadana.

"Saya selaku Kepala Desa Sutera, ingin menciptakan efek domino ekonomi, dari pergelaran lomba burung ini. Sehari sebelum pertandingan, sudah ada peserta dari luar Kayong Utara yang hadir, dan menginap di penginapan-penginapan yang ada di Sukadana,"kataKepala Desa Sutera, Rosmiadi Effendi saat ditemui di Pantai Pulau Datok.

Selain itu, sambungRosmiadi,lomba yang digelar pagi hingga sore ini diikuti hampir ratusan peserta. Ramainya peserta menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berada di Kawasan Wisata Pantai Pulau Datok.

Rosmiadi berharap event seperti ini bisa menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Kayong Utara, guna meningkatkan daya tarik wisatawan untuk datang.

"Harapan kami, dalam hal ini para pecinta burung berkicau dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara kedepannya bisa bekerjasama untuk menyelenggarakan event yang sama dan lebih besar lagi," harapnya.

Rosmiadi juga mengatakan selain pecinta burung berkicau dari Kabupaten Kayong Utara, banyak peserta dari luar yang hadir, diantaranya dari Kabupaten Ketapang dan kota Pontianak.

Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM, Tejo berharap event-event seperti ini lebih sering lagi dilakukan, karena menurutnya berdampak sangat positif bagi pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Kayong Utara.

"Alhamdulillah dengan adanya event Festival dan Lomba Burung Berkicau ini, kami mendapatkan berkah yang sangat luar biasa," katanya.

Tejo mengungkapkan, jika hari-hari biasa, usaha warung kopi yang digelutinya, hanya berharap kepada para pelanggan. Namun, diadakanya event ini, banyak tamu-tamu dari luar daerah yang belanja di warungnya.

“Event-event seperti ini, kalau bisa setiap Minggu, paling tidak sebulan sekali digelar di Pantai Pulau Datok,” ucapTejo.(ble)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda